Senin, 17 Agustus 2015

[052] Ath Thuur Ayat 017


««•»»
[052] Ath Thuur Ayat 017
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 16][AYAT 18]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
17of49
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=52&tAyahNo=17&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#52:17

[052] Ath Thuur Ayat 016


««•»»
Surah Ath Thuur 16

اصْلَوْهَا فَاصْبِرُوا أَوْ لَا تَصْبِرُوا سَوَاءٌ عَلَيْكُمْ إِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
««•»»
ishlawhaa faishbiruu aw laa tashbiruu sawaaun 'alaykum innamaa tujzawna maa kuntum ta'maluuna
««•»»
Masukklah kamu ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); maka baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu; kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan.
««•»»
‘Enter it, and whether you are patient or impatient it will be the same for you. You are only being requited for what you used to do.’
««•»»

Ketika mereka tidak dapat mengingkari kenyataan dan mengakui bahwa itu bukan sihir dan bukan pula akibat salah lihat mata, Allah memerintahkan kepada mereka supaya masuk ke dalam api neraka untuk merasakan panasnya api neraka. Kemudian Allah SWT menjelaskan bahwa bersabar atau tidak, keadaannya serupa bagi mereka. Karena seorang yang tidak sabar akan sesuatu, maka ia berusaha untuk menolaknya baik dengan menjauhinya ataupun dengan mengatasinya. Namun, lain halnya dengan hari kebangkitan sebab azab di akhirat tidak serupa dengan azab di dunia karena orang yang diazab di dunia, bila ia bersabar ia akan mendapat manfaat dari kesabarannya, baik manfaat yang berupa balasan di akhirat nanti maupun pujian di dunia tentang kesabarannya dan ketabahannya.

Dan kalau dia tidak sabar dengan pengertian berkeluh kesah tentulah ia dicela dan dianggap benci atau kekanak-kanakan. Akan tetapi kesabaran di akhirat tidak ada manfaatnya karena akhirat bukan tempat beramal tetapi untuk mendapat ganjaran.

Pada akhir ayat ini Allah SWT menegaskan bahwa manusia itu akan menerima pembalasan dari Allah. Jika perbuatan mereka di dunia baik, mereka akan menerima balasan yang baik pula di akhirat. Dan jika perbuatan mereka di dunia jahat, mereka di akhirat akan menerima-balasan kejahatannya.

Dalam ayat lain, Allah SWT berfirman:
ولا يظلم ربك أحدا
"Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang jua pun".
(QS. Al-Kahfi [18]:49)

Tegasnya Allah SWT akan membalas setiap orang sesuai dengan perbuatannya. Balasan itu akan diterima sabar atau tidak, dan pasti terlaksana.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Masukilah ia dan bersabarlah kalian) menanggung azabnya (atau kalian tidak bersabar) kalian tidak tahan (sama saja bagi kalian) karena sesungguhnya kesabaran kalian tidak ada manfaatnya sama sekali (sesungguhnya kalian hanya diberi balasan terhadap apa yang telah kalian kerjakan) tentang pembalasannya.
««•»»
Burn in it! And whether you endure, it, or do not endure, your endurance and your anguish, will be the same for you, because your endurance will be of no use to you. You are only being requited for what you used to do’, that is to say, [only] the requital for it.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 15][AYAT 17]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
16of49
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=52&tAyahNo=16&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#52:16

[052] Ath Thuur Ayat 015


««•»»
Surah Ath Thuur 15

أَفَسِحْرٌ هَذَا أَمْ أَنْتُمْ لَا تُبْصِرُونَ
««•»»
afasihrun haadzaa am antum laa tubshiruuna
««•»»
Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat?
««•»»
Is this then magic, or is it you who do not perceive?
««•»»

Karena itu dalam ayat ini Allah SWT mengejek mereka, yaitu orang-orang musyrik yang ketika di dunia dahulu menganggap Muhammad saw tukang sihir yang menyihir akal dan menutup mata mereka. Allah mengejek mereka ketika mereka di azab di akhirat. "Apakah yang mereka lihat dengan mata kepala mereka sekarang ini, seperti azab yang diberitahukan kepada mereka di dunia itu, ataukah mereka masih terlena oleh sihir seperti dahulu mereka menganggap Muhammad menyihir mereka di dunia, ataukah mata mereka tidak melihat apa-apa?" Sesungguhnya azab itu telah menjadi kenyataan, mata mereka tidak kena sihir dan tidak pula ditutupi.

Jelasnya apakah dalam penglihatan mereka ada keraguan ataukah mata mereka sedang sakit? Tidak, kedua-duanya tidak, yang mereka lihat itu adalah kenyataan.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Maka apakah ini sihir) maksudnya, apakah azab yang kalian lihat sekarang seperti juga apa yang kalian katakan mengenai wahyu, bahwa itu adalah sihir. (Ataukah kalian tidak melihat?).
««•»»
Is this then sorcery, [this] chastisement that you see — as you were wont to say about the revelation, that it was sorcery — or is it that you do not see?
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 14][AYAT 16]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
15of49
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=52&tAyahNo=15&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#52:15